Mengenal Tiara, Mahkota Keanggunan Pengantin Wanita

Telah sejak lama tiara atau mahkota dipakai oleh pengantin wanita sebagai hiasan kepala yang melengkapi penampilannya saat acara pernikahan berlangsung. Selain menambah keanggunan mempelai wanita , kehadiran tiara atau mahkota yang ekslusif dan unik mampu menonjolkan tinggi badan dan menjadi daya tarik tersendiri yang mendukung penampilan mempelai wanita sebagai puteri sehari. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi digunakannya tiara pada mempelai wanita serta model tiara atau mahkota apa yang cocok digunakan untuk mempercantik di hari istimewa Anda?

Sejarah TIARA sang mempelai wanita

Tujuan penggunaan mahkota atau tiara senantiasa untuk menggambarkan bahwa orang yang memakainya adalah orang yang spesial, seseorang yang ditahbiskan oleh para dewa. Asal mula penggunaan tiara sebenarnya sama seperti asal mula terbentuknya masyarakat purba. Namun, setiap budaya memiliki bentuk mahkota dan tatanan rambut sendiri-sendiri.

Sejarah mengenai penggunaan tiara sebagai hiasan kepala dapat dijajaki sejak jaman Mesir purba, ketika mahkota atau tiara tersebut digunakan untuk menghiasi kepala mumi-mumi bangsawan. Di Yunani, ahli perhiasan menciptakan tiara untuk menghiasi kepala patung dewa dan para imam. Selain itu, mahkota atau tiara juga digunakan oleh masyarakat Yunani sebagai penghargaan bagi para juara dalam perlombaan yang diadakan, serta untuk menandakan kedudukan sosial mereka dan dalam acara tertentu. Sedangkan masyarakat Romawi menggunakan tiara untuk menunjukkan pangkat dan kehormatan. Untuk raja-raja Asyria, hiasan kepala yang digunakan terbuat dari tanduk banteng dan bulu-bulu.

Kate Middleton With Tiara

Pada abad ke 19, seiring dengan munculnya demokrasi di negara-negara Eropa, penggunaan mahkota dan tiara berkembang dari fungsinya sebagai penanda status sosial menjadi mode fashion yang menjadi seperti keharusan untuk digunakan oleh wanita dalam acara-acara sosial. Periode inilah yang menandai kebangkitan penggunaan tiara oleh mempelai wanita. Di tahun 1950 an, tiara berubah fungsi menjadi salah satu ornamen wajib bagi mempelai wanita. Seiring dengan perkembangan jaman, bentuk tiara dan mahkota berubah menjadi setengah lingkaran yang dipasangkan dibagian depan kepala dan didekorasi dengan kristal, mutiara atau batu mulia lainnya.

Jenis-Jenis hiasan kepala mempelai wanita

Sebenarnya, secara umum hiasan yang banyak digunakan di bagian kepala mempelai wanita terbagi atas 3 bagian: tiara, bando dan sirkam. Hiasan rambut tersebut umumnya dipercantik dengan berbagai batu-batuan berharga, seperti butiran kristal, mutiara atau manik-manik. Namun seiring berkembangnya jaman, kini cukup banyak pengantin wanita yang memilih untuk mengenakan bunga sebagai hiasan di kepalanya untuk mempercantik penampilannya secara keseluruhan.

  • Tiara / Mahkota

    tiara mahkota
    Dikenal sebagai hiasan seorang putri raja, tiara menjadi pilihan terpopuler di kalangan mempelai wanita. Bentuknya yang melingkar, penuh atau setengah lingkaran, akan nampak anggun bila dipadukan dengan gaun pernikahan yang elegan. Tiara dapat dikenakan dengan atau tanpa kerudung panjang. Beberapa jenis bebatuan yang biasanya dipakai pada tiara adalah kristal, mutiara dan rhinestones. Keunggulan tiara atau mahkota adalah dapat menimbulkan kesan bak puteri raja atau kaum bangsawan bagi yang mengenakannya.

  • Headband (Bando)

    bando mempelai wanita
    Seperti bando pada umumnya, hiasan kepala ini lebih berfungsi untuk menahan rambut agar tidak menghalangi wajah. Bando sangat cocok digunakan apabila mempelai wanita memilih tatanan rambut tergerai. Namun, bando juga dapat dikenakan dengan gaya rambut yang disisir ke atas dengan cara melingkarinya di sekitar sanggul. Selain headband biasa, jenis hiasan rambut yang sekelas dengannya adalah :

    • Double Headband
      Merupakan hiasan kepala yang multifungsi. Dapat dikenakan seperti tiara, atau difungsikan sebagai bando, dapat juga ditaruh melingkari sanggul.
    • V-Band
      Dirancang untuk menarik perhatian orang ke bagian wajah mempelai wanita. Dapat juga menjadi penyeimbang bagi mempelai yang berwajah agak panjang.
  • Bun Ring (cincin sanggul)

    mahkota sanggul
    Sebuah hiasan kepala berbentuk lingkaran dari kristal yang dikenakan disekeliling sanggul sehingga menciptakan tatanan rambut bergaya klasik.

  • Hair pin

    Mahkota hair pin
    Seperti jepit rambut atau tusuk sanggul yang biasa digunakan di bagian belakang kepala atau jika berukuran kecil sebagai pemanis di salah satu sisi kepala. Merupakan hiasan rambut sederhana, namun cukup penting yang dapat dipadupadankan dengan berbagai tatanan rambut, baik yang sederhana maupun kompleks. Biasanya, mempelai yang mengenakan hiasan kepala model ini melengkapinya dengan kerudung panjang.

  • Sirkam

    mahkota sirkam
    Sirkam merupakan hiasan rambut sederhana yang dapat dipadukan ke hampir seluruh jenis tatanan rambut. Biasanya, penggunaan sirkam dapat menyajikan gaya yang kurang formal (perfect-wedding-day, princessbridetiaras/Jv).

Artikel menarik : Poin yang perlu dipertimbangkan atau dihindari saat Menyelaraskan Gaun Pernikahan dengan Bentuk Tubuh Anda


, , , , Gaun
Admin September 26, 2012 5

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *